Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Liga Champions: Barcelona 0-0 Juventus

Agen Bola Piala Dunia 2018 – Keajaiban yang diinginkan Barcelona di Camp Nou, Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, tak berlangsung. Hadapi Juventus, Barcelona tidak berhasil membalas kekalahan 0-3 pada leg pertama perempatfinal Liga Champions 2016/2017. Kian lebih itu, Barça kembali tidak berhasil menjebol gawang Juventus lantaran score akhir imbang 0-0.

Pada pertandingan ini, Juventus kembali menunjukkan mutunya, terutama dari sisi pertahanan. Barcelona cukup kesusahan membongkar pertahanan rapat Juventus yang di isi oleh beberapa pemain terbaiknya. Belum lagi Gianluigi Buffon dibawah mistar.

Tetapi Barça juga sesungguhnya bukanlah tanpa ada perlawanan. Lantaran terdaftar mereka melepas 19 tembakan pada pertandingan ini. Cuma saja serangan-serangan yang mereka kerjakan tidak cocok dengan skema yang mereka sediakan ; terbentur kokohnya pertahanan Juventus.

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Neymar serta Messi Tidak Dapat Membongkar Pertahanan Juventus

Barça turunkan formasi 4-3-3 pada pertandingan ini, sama dengan leg pertama. Bedanya, bila pada leg pertama ada Javier Mascherano di posisi single pivot, kesempatan ini posisi itu dihuni oleh Sergio Busquets yang pada leg pertama tidak hadir lantaran akumulasi kartu. Mascherano sendiri baru masuk menit ke-78 menukar Sergi Roberto.

Barcelona lalu semakin banyak kuasai bola. Statistik WhoScored tunjukkan kalau Barça unggul penguasaan bola 65% berbanding 35%. Tidak heran sesungguhnya lantaran Barça memanglah berupaya cetak banyak gol pada pertandingan ini.

Serangan lewat segi kiri jadi langkah Barcelona menembus pertahanan Juventus. Dalam formasi 4-3-3, Neymar Jr. jadi pemain yang paling di cari beberapa pemain Barcelona sebelumnya masuk kotak penalti. Terlebih Lionel Messi yang pada formasi basic bermain sebagai penyerang kanan, semakin banyak ada di depan kotak penalti seperti seseorang gelandang serang.

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Grafis operan Messi

Pemain yang bermain melebar di samping kanan malah Ivan Rakitic. Tetapi lantaran serangan Barcelona semakin banyak ke segi kiri, praktis Rakitic juga tak dapat banyak berbuat (sampai pada akhirnya digantikan Paco Alcacer pada menit ke-64). Messi bermain di ruang tengah juga sesungguhnya untuk jadi penyelesai akhir sekalian distributor umpan-umpan masak untuk pemain Barça yang lain. Keseluruhan ia membuat tiga umpan kunci, paling banyak ke-2 sesudah Neymar.

Tetapi dengan kiat seperti ini, selanjutnya pelatih Barcelona, Luis Enrique, seakan tidak mempunyai macam skema lain yang lebih tepat. Lantaran selama kompetisi cuma bebrapa tindakan individu Neymar untuk menggoyahkan lini pertahanan Juventus.

Pada pertandingan ini, Neymar lakukan 20 kali usaha dribble, dengan 13 salah satunya sukses. Walau sebenarnya keseluruhan semua pemain Barça lakukan usaha dribble ini sejumlah 38 kali. Disamping itu saat pemain lain berupaya melalui pemain bertahan Juve, senantiasa tidak berhasil, tidak seperti Neymar yang cukup dapat merepotkan pertahanan Juve.

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Grafis aksi dribble Barcelona yang lebih banyak dilakukan di sisi kanan pertahanan Juventus, area bermain Neymar

Di awal-awal pertandingan, skema ini sesungguhnya pernah membuat beberapa kesempatan untuk Barcelona. Peluang-peluang terbuka sukses di ciptakan. Cuma saja penyelesaian akhir beberapa pemain Barcelona begitu jelek pada pertandingan ini. Dari keseluruhan 19 tembakan, cuma satu yang on tujuan. Empat yang lain diblok dan bekasnya melenceng.

Yang butuh disoroti juga yaitu kiat Enrique kesempatan ini seakan melupakan sosok Luis Suarez di lini depan. Penyerang asal Uruguay ini nyaris tidak tampak selama kompetisi, terkecuali dua usaha tembakan yang ia kerjakan. Walau sebenarnya Messi serta Neymar demikian menguasai pada serangan Barça, Neymar dengan bebrapa tindakan individu serta umpan kuncinya sesaat Messi dengan umpan kunci sekalian usaha tembakannya yang meraih tujuh kali, paling banyak di Barcelona.

Juventus Kontrol Permainan dengan Tempo Lambat

Sesungguhnya, penyelesaian akhir Barcelona yang tidak optimal pada pertandingan ini juga tidak terlepas dari bagaimana Juventus bangun pertahanan mereka. Juventus miliki standard ganda dalam membuat pola pertahanan.

Juventus masihlah memakai formasi basic 4-2-3-1 seperti pada leg pertama. Beberapa pemain yang bermain mulai sejak menit pertama juga tidak ada pertahanan. Yang membedakan yaitu pendekatan kiat mereka waktu memperoleh serangan dari Barça. Bila terlebih dulu Juventus membuat pola 4-4-2 waktu bertahan, kesempatan ini formasi 4-2-3-1 tetaplah dipertahankan dengan Juan Cuadrado, winger kanan, sebagai pengancam paling utama di kotak penalti Barça.

Dalam formasi 4-2-3-1 andalan sang pelatih, Massimilliano Allegri, semua pemain lapangan mereka turut menolong pertahanan. Ya, Gonzalo Higuain yang umumnya semakin banyak bereda di kotak penalti lawan juga ikut serta turun ke ruang depan kotak penalti Juventus untuk melindungi kerapatan antar pemain Juventus waktu tidak kuasai bola.

Skema berikut yang bikin Barça ; pertama, tidak dapat menembus pertahanan Juventus dengan tindakan individu di dalam serta ke-2 mereka semakin banyak memercayakan umpan silang walau sebenarnya mereka tidak mempunyai penyerang yang handal dalam duel udara.

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Grafis umpan silang Barcelona

Terdaftar Barça melepas umpan silang sejumlah 34 kali pada pertandingan ini. Tetapi cuma sembilan barangkali yang sukses disambut. Hal semacam ini karena Barça tak punya kebiasaan bermain memercayakan umpan-umpan silang. Lantaran ini juga Enrique memasukkan Alcacer pada babak ke-2 untuk mengoptimalkan umpan silang, walaupun selanjutnya tetaplah tidak berhasil juga.

Pertahanan Juventus yang kuat serta kokoh yaitu biangnya. Garis pertahanan rendah yang mereka praktikkan dipadukan dengan usaha tekel yang hati-hati. Beberapa pemain Juventus tidak tergesa-gesa untuk merebut bola untuk melindungi supaya tempo permainan tetaplah lambat. Mereka dengan sabar menanti peristiwa untuk merebut bola maupun lakukan intersep.

Dengan kwalitas yang dipunyai oleh pemain-pemain seperti Leonardo Bonucci, Daniel Alves, Giorgio Chiellini, Alex Sandro, sampai Sami Khedira serta Miralem Pjanic, Juventus lalu mencatatkan 33 tekel sukses dari 52 percobaan tekel. Diluar itu lini pertahanan Juventus juga mencatatkan 50 sapuan, 21 intersep serta 15 kali blok. Ditambah lagi denagan catatan 19 pelanggaran yang disebut tactical foul (tampak beberapa pemain Juventus tak kecewa atau merespon berlebihan waktu lakukan pelanggaran). Meskipun pada akhirnya Sami Khedira jadi korban lantaran ia memperoleh kartu kuning serta di pastikan tidak hadir pada leg pertama semi final.

Peran Higuain dalam Mendikte Permainan Barcelona

Tempo lambat yang dijaga Juventus memanglah memberi keuntungan untuk beberapa pemain Juventus terutama dari sisi pertahanan. Saat alur bola tak cepat, jadi beberapa pemain Juventus dapat melindungi stamina untuk selalu hadapi gempuran serangan Barça.

Bila bermain dengan tempo cepat, jadi beberapa pemain Juventus juga mesti semakin banyak lari ikuti bergulirnya bola. Hal itu dapat mempercepat datangnya kelelahan (yang kurangi konsentrasi pemain) pada tiap-tiap pemain. Dengan tempo lambat ini, tidak heran lini pertahanan Juventus demikian sempurna nyaris di selama kompetisi walau selalu digempur serangan Barcelona.

Kiat Juventus sendiri tidak sama dengan ” parkir bus ” yang segera buang bola saat sukses hentikan serangan lawan. Sesudah memperoleh bola, Juventus malah dapat mengatur kapan mereka haru memperlancar serangan balik cepat serta kapan mesti men-delay serangan.

Kesuksesan Juventus melindungi tempo lambat ini juga tidak terlepas dari Higuain yang dengan baik memerankannya. Ia turut menolong pertahanan, tak sebatas menanti bola di kotak penalti. Dengan mencatatkan 84% akurasi operan dan membuat dua umpan kunci, bekas penyerang Napoli ini memanglah banyak ikut serta dalam serangan balik Juventus.

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus

Grafis operan Higuain tampak seperti pengatur serangan

Kiat ini lalu bikin kesempatan tembakan malah semakin banyak dibuat dari winger kanan mereka, Juan Cuadrado, dengan empat tembakan. Cuma saja winger asal Kolombia itu tak tengah dalam performa terbaiknya lantaran menyia-nyiakan cukup banyak kesempatan (terkecuali usaha tembakan, banyak momentum serangan balik Juventus yang hilang dari kakinya).

***

Kokohnya lini pertahanan jadi kunci dari kesuksesan Juventus singkirkan Barcelona. Allegri sendiri nampaknya memanglah telah mempersiapkan skuatnya untuk bertahan dengan baik sepanjang 90 menit di pertandingan ini. Terkecuali mengistirahatkan semua pemain bertahannya pada pertandingan melawan Pescara di akhir minggu lantas (termasuk juga mengistirahatkan Buffon), bekas pelatih AC Milan ini juga pernah merubah pola jadi 3-5-2 waktu memasukkan Andrea Barzagli menukar Paulo Dybala.

Barcelona sendiri tidak berhasil memakai kesempatan di awal-awal kompetisi saat lini pertahanan Juventus masihlah menyesuaikan dengan permaian. Penyelesaian akhir yang jelek (dengan cuma satu on tujuan) jadi permasalahan besar yang memandulkan lini serang Barcelona. Meskipun hal itu tidak terlepas dari disiplin serta solidnya pertahanan Juventus selama kompetisi.

Attachment

Penyebab Lini Serangan Dari Barcelona Mandul Waktu Menghadapi Juventus - Tips Liga
%d bloggers like this: